Perbedaan Paludarium, Aquascape, dan Terrarium

paludarium
paludarium
Sumber: flickr.com

Sering kita bingung dengan istilah tentang Vivarium, Terrarium, Paludarium, Aqarium dan istilah-istilah yang menggunakan kata ‘arium’ di belakangnya. Sebenarnya, semua istilah itu sangat berbeda satu sama lain walau saling berhubungan. Mungkin sebagian orang awam akan kebingungan dengan istilah tersebut di atas, dan menyebut semua yang diwadahi dengan kotak kaca itu disebut aquarium.

Saat ini, banyak orang yang mengkreasikan akuarium menjadi seni tanaman yang indah. Namun, seni akuarium ada beraneka macam, mulai dari paludarium, aquascape, dan terrarium. Sekilas terlihat mirip, tetapi ketiganya berbeda, lho.

Kebanyakan orang menyebut wadah / kotak kaca tempat memelihara ikan, tanaman, dan hewan-hewan lainnya sebagai akuarium supaya lebih mudah untuk mengerti. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun biasanya bisa menimbulkan kebingungan terutama pada saat kalian sedang mencari info tentang cara perawatan dan desain yang ingin kalian terapkan di ‘akuarium’ kalian tersebut.

Jangan bingung ya. Mudah sekali untuk membedakannya, kok.

Penjelasan dan Perbedaan

Yuk, ketahui apa saja perbedaan dari ketiga jenis seni akuarium berikut ini.

Paludarium

paludarium perbedaan
Sumber: flickr.com

Paludarium merupakan salah satu tren yang berkembang di kalangan pencinta akuarium. Nama paludarium diangkat dari gabungan bahasa latin “Palus”, yang artinya rawa-rawa dan “Arium” adalah wadah.  

Dari namanya tersebut, kamu pasti dapat mengetahui kalau paludarium dibuat seperti habitat rawa-rawa,yang menggabungkan unsur air, darat, dan udara di dalam suatu wadah atau ruang tertutup.

Biasanya, paludarium hanya diisi dengan setengah atau seperempat air di dalam wadahnya. Oleh karena itu, hewan yang dapat tinggal di dalam akuarium ini bisa beragam, mulai dari hewan air hingga darat. 

Beberapa jenis hewan yang dapat tinggal di paludarium adalah amfibi, ikan, burung, serangga, hingga penyu.

Tentu, hewan yang tinggal di dalam paludarium lebih bervariasi daripada hewan yang bisa tinggal di aquascape atau terrarium.

Nah, berikut ini kami punya rekomendasi akuarium yang dapat kamu gunakan sebagai paludarium.

Selain itu, di dalam paludarium, kamu juga dapat menanam berbagai jenis tanaman, baik untuk darat maupun air, layaknya rawa-rawa. 

Paludarium memungkinkan lebih banyak spesies yang tinggal di dalamnya dan memberikan variasi pemandangan indah bagi penggemarnya.

Selain itu, perawatan paludarium juga tidak membutuhkan waktu atau usaha lebih karena mereka cukup mandiri dan mudah beradaptasi.

Aquascape

aquascape 2
Sumber: canva.com

Aquascape merupakan seni menghias tanaman di dalam air, yang ditempatkan pada wadah kaca atau akrilik.

Lalu, kamu bisa memadukannya dengan beberapa objek, seperti kayu hingga batu. 

Berbeda dengan paludarium, aquascape hanya berfokus pada habitat air. Seluruh wadahnya pasti akan terisi penuh oleh air. 

Aquascape hanya dapat ditinggali oleh hewan air, seperti ikan, sea monkey, dan lain-lain.Selain itu, hanya tanaman air yang dapat kamu tanam di dalam aquascape.

Tanaman aquascape yang dapat kamu gunakan, antara lain amazon sword, java moss, hingga dwarf baby tears. 

Hal yang paling penting dalam menjaga aquascape agar terlihat indah adalah dengan rutin membersihkannya agar tidak berlumut dan kotor. Selain itu, perhatikan juga  tingkat keasaman dan kekerasan pada air di dalam aquascape. 

Tidak hanya bisa mempercantik interior rumah, aquascape juga dapat menenangkan pikiran, dan meningkatkan kreativitas. 

Terrarium

terrarium
Sumber: unsplash.com

Berbeda dengan dua seni akuarium sebelumnya, yaitu paludarium dan aquascape, terrarium justru lebih berfokus ke habitat darat.

Nama terrarium berasal dari bahasa latin “Terra”, yang merupakan tanah, darat, atau bumi, dan “Arium”, yaitu wadah.

Terrarium merupakan seni menghias tanaman kecil dalam wadah yang terbuat dari kaca atau akrilik. Kamu dapat menanamnya pada wadah yang terbuka, bahkan tertutup sekalipun, lho.

Bahkan, kamu tidak memerlukan air di dalam wadahnya, sehingga kamu dapat lebih mudah merawatnya. Namun, kamu harus memakai tanaman yang tahan dalam kondisi kering dan tidak perlu sering disiram, seperti kaktus dan sekulen. 

Terrarium juga lebih tahan terhadap serangan jamur atau lumut. Walaupun begitu, kamu tetap harus mengatur jadwal untuk menyiramnya agar tanaman di dalamnya tidak mudah mati.

Kamu juga harus memastikan terrarium mendapatkan cahaya matahari yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik.

Itulah sedikit penjelasan dan perbedaan dari paludarium, aquascape, dan terrarium. Jadi, mana yang paling kamu suka, nih?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *