Indonesia memiliki sejarah panjang dalam penggunaan uang kuno sebagai alat tukar. Kini, berbagai jenis uang kuno Indonesia tersedia untuk dijadikan koleksi. Museum Bank Indonesia merupakan salah satu tempat yang menawarkan koleksi uang kuno Indonesia yang lengkap dan menarik. Berikut adalah daftar harga uang kuno Indonesia yang dapat ditemukan di Museum Bank Indonesia.
| Tipe | Deskripsi | Harga |
|---|---|---|
| Uang Kuno Pecahan Kertas | Uang kertas yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sejak masa kolonial hingga sekarang | Rp. 50.000 – Rp. 1.000.000 |
| Uang Kuno Pecahan Logam | Uang logam yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sejak masa kolonial hingga sekarang | Rp. 50.000 – Rp. 1.000.000 |
| Uang Kuno Perunggu | Uang perunggu yang diterbitkan oleh Kerajaan Indonesia sejak masa kuno hingga masa kolonial | Rp. 500.000 – Rp. 2.000.000 |
Uang Kuno Pecahan Kertas
Uang kertas Indonesia pertama kali diterbitkan oleh De Javasche Bank pada tahun 1826. Sejak saat itu, uang kertas Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan perbaikan hingga saat ini. Berikut adalah daftar harga uang kuno pecahan kertas yang dapat ditemukan di Museum Bank Indonesia.
Salah satu uang kuno pecahan kertas yang paling banyak dicari oleh kolektor adalah uang kertas pecahan 100 rupiah yang diterbitkan pada tahun 1959. Uang kertas ini memiliki gambar pahlawan nasional Indonesia, Soekarno, pada sisi depan, dan gambar Masjid Istiqlal pada sisi belakangnya. Harga uang kertas pecahan 100 rupiah ini bisa mencapai Rp. 1.000.000.
Selain itu, uang kertas pecahan 1.000 rupiah yang diterbitkan pada tahun 1964 juga menjadi incaran kolektor. Uang kertas ini memiliki gambar pahlawan nasional Indonesia, Tjut Nyak Dhien, pada sisi depan, dan gambar pemandangan Gunung Merapi pada sisi belakangnya. Harga uang kertas pecahan 1.000 rupiah ini bisa mencapai Rp. 500.000.
Uang Kuno Pecahan Logam
Uang logam Indonesia pertama kali diterbitkan pada masa kolonial Belanda pada abad ke-17. Sejak saat itu, uang logam Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan perbaikan hingga saat ini. Berikut adalah daftar harga uang kuno pecahan logam yang dapat ditemukan di Museum Bank Indonesia.
Salah satu uang kuno pecahan logam yang paling banyak dicari oleh kolektor adalah uang logam pecahan 50 sen yang diterbitkan pada tahun 1952. Uang logam ini memiliki gambar pahlawan nasional Indonesia, Hatta, pada sisi depan, dan gambar pemandangan nelayan dan kapal pada sisi belakangnya. Harga uang logam pecahan 50 sen ini bisa mencapai Rp. 1.000.000.
Selain itu, uang logam pecahan 10 sen yang diterbitkan pada tahun 1951 juga menjadi incaran kolektor. Uang logam ini memiliki gambar pahlawan nasional Indonesia, Diponegoro, pada sisi depan, dan gambar pemandangan padi dan gunung pada sisi belakangnya. Harga uang logam pecahan 10 sen ini bisa mencapai Rp. 500.000.
Uang Kuno Perunggu
Uang perunggu Indonesia pertama kali diterbitkan pada masa kerajaan di Indonesia pada abad ke-7. Sejak saat itu, uang perunggu Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan perbaikan hingga saat ini. Berikut adalah daftar harga uang kuno perunggu yang dapat ditemukan di Museum Bank Indonesia.
Salah satu uang kuno perunggu yang paling banyak dicari oleh kolektor adalah uang perunggu dari Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di Sumatera Selatan. Uang perunggu ini memiliki gambar naga pada sisi depan, dan tulisan dalam bahasa Sanskerta pada sisi belakangnya. Harga uang perunggu ini bisa mencapai Rp. 2.000.000.
Selain itu, uang perunggu dari Kerajaan Majapahit juga menjadi incaran kolektor. Uang perunggu ini memiliki gambar raja atau ratu pada sisi depan, dan gambar pemandangan atau binatang pada sisi belakangnya. Harga uang perunggu dari Kerajaan Majapahit bisa mencapai Rp. 1.000.000.
Jadi, jika Anda tertarik untuk mengoleksi uang kuno Indonesia, Museum Bank Indonesia adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Selamat berburu uang kuno!